Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Pembuatan Celengan dari Botol Plastik Bekas dan Sosialisasi Literasi Keuangan Menabung bagi siswa SD Negeri 2 Kapala Pitu, Kecamatan Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara, Jumat (31/07).

Program ini merupakan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) sederhana dengan memanfaatkan botol plastik bekas menjadi celengan sebagai upaya pengurangan sampah, sekaligus mengedukasi kebiasaan menabung bagi siswa SD. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi seputar pengenalan fungsi uang, pentingnya menabung, hingga cara mengatur uang jajan. Setelah itu, siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk langsung mempraktikkan pembuatan celengan dari botol plastik bekas.

Penanggung jawab program kerja, Adelia, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar anak-anak tidak hanya paham teori menabung, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik nyata pengelolaan sampah.
"Kami ingin anak-anak belajar sambil praktik langsung, supaya materi menabung yang disampaikan tidak hanya jadi teori, tapi benar-benar mereka terapkan lewat celengan hasil karya sendiri," ujarnya.
Sementara itu, pihak SD Negeri 2 Kapala Pitu, Yenni Parung Allo, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.

"Botol plastik ini adalah sampah, tetapi dengan kegiatan ini anak-anak bisa dilatih mengubahnya menjadi barang yang berguna untuk dijadikan tabungan. Anak-anak yang selama ini uang jajannya dihabiskan, jadi termotivasi untuk menyimpan dan menyisihkan uangnya," tuturnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap kebiasaan menabung dan kepedulian terhadap pengelolaan sampah plastik dapat terus tertanam pada siswa SD Negeri 2 Kapala Pitu.