Bone, Sulawesi Selatan – UPT SMAN 5 Bone terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan melalui berbagai inovasi dan aksi berkelanjutan. Setelah sukses meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, sekolah kini mempersiapkan diri menuju Adiwiyata Mandiri Tahun 2026, penghargaan tertinggi di bidang pendidikan lingkungan hidup yang diberikan kepada sekolah yang mampu menjadi pusat pembelajaran sekaligus membina sekolah lain dalam mengembangkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).

Di bawah kepemimpinan Kepala UPT SMAN 5 Bone, Drs. H. Andi Harbin Nur, seluruh warga sekolah terus memperkuat implementasi kebijakan berwawasan lingkungan melalui sinergi antara peserta didik, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, orang tua, alumni, pemerintah daerah, serta berbagai mitra strategis. Komitmen tersebut diwujudkan dalam berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian penghargaan, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Keberhasilan berbagai program lingkungan di UPT SMAN 5 Bone tidak terlepas dari peran aktif Ketua Tim Adiwiyata UPT SMAN 5 Bone, Irwan Salama, yang bersama seluruh Tim Pokja Adiwiyata terus mengoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi seluruh program Adiwiyata di sekolah. Di bawah koordinasinya, berbagai inovasi terus dikembangkan agar budaya peduli lingkungan benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga sekolah.

Irwan Salama bersama Tim Pokja Adiwiyata secara konsisten menggerakkan seluruh warga sekolah dalam melaksanakan berbagai program unggulan, seperti pengelolaan sampah berbasis Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), pengembangan bank sampah, pembuatan eco enzyme, konservasi air dan energi, penghijauan sekolah, pelestarian keanekaragaman hayati, pengelolaan sanitasi yang sehat, serta pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup ke dalam proses pembelajaran di setiap mata pelajaran.

Sebagai sekolah yang telah meraih predikat Adiwiyata Nasional, UPT SMAN 5 Bone juga mengemban tanggung jawab sebagai Sekolah Pembina Adiwiyata. Tanggung jawab tersebut diwujudkan melalui pembinaan secara berkelanjutan kepada tiga sekolah binaan, yaitu:

• SDN 176 Tanabatue
• SD Inpres 10/73 Patangkai
• SD Inpres 12/79 Mattampawalie

Melalui koordinasi Ketua Tim Adiwiyata Irwan Salama bersama Tim Pokja, kegiatan pembinaan dilakukan secara berkala melalui sosialisasi, pendampingan teknis, monitoring, evaluasi, hingga berbagi praktik baik yang telah diterapkan di UPT SMAN 5 Bone. Pendampingan tersebut mencakup penyusunan kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, penguatan kurikulum berbasis lingkungan, pengelolaan sarana ramah lingkungan, konservasi air dan energi, pengelolaan sampah terpadu, penghijauan sekolah, pelestarian keanekaragaman hayati, serta pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Tidak hanya itu, guru dan peserta didik dari sekolah binaan juga diberikan pelatihan mengenai pengelolaan lingkungan hidup agar mampu membangun budaya peduli lingkungan secara mandiri di sekolah masing-masing. Dengan demikian, semangat Adiwiyata diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan pendidikan di Kabupaten Bone.

Dalam mempersiapkan verifikasi Adiwiyata Mandiri Tahun 2026, UPT SMAN 5 Bone juga memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sulawesi Selatan, UPT Puskesmas Lappariaja, pemerintah desa, dunia usaha, perguruan tinggi, media massa, serta berbagai komunitas peduli lingkungan.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, antara lain aksi bersih lingkungan, penanaman pohon, konservasi sumber daya air, kampanye hemat energi, edukasi pengelolaan sampah, pembentukan kader lingkungan, hingga pembinaan sekolah-sekolah Adiwiyata di Kabupaten Bone.

Kepala UPT SMAN 5 Bone, Drs. H. Andi Harbin Nur, menyampaikan bahwa keberhasilan menuju Adiwiyata Mandiri bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi seluruh warga sekolah dan para mitra.

Sementara itu, Ketua Tim Adiwiyata UPT SMAN 5 Bone, Irwan Salama, menegaskan bahwa Adiwiyata bukan sekadar tentang meraih penghargaan, tetapi merupakan gerakan perubahan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Kami ingin memastikan bahwa budaya peduli lingkungan benar-benar tumbuh dalam setiap aktivitas warga sekolah. Adiwiyata adalah proses membangun karakter, membangun kepedulian, dan membangun masa depan yang lebih baik melalui aksi nyata. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, kami optimistis UPT SMAN 5 Bone mampu meraih predikat Adiwiyata Mandiri sekaligus melahirkan sekolah-sekolah binaan yang juga berhasil mengembangkan budaya lingkungan secara mandiri,” ujar Irwan Salama.

Dengan semangat “Bersama Menjaga Lingkungan, Bersama Membangun Masa Depan”, UPT SMAN 5 Bone optimistis mampu meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2026. Lebih dari sekadar penghargaan, sekolah bertekad menjadi pusat pembelajaran lingkungan hidup yang mampu menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan demi terwujudnya generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan lingkungan.

Komitmen UPT SMAN 5 Bone menuju Adiwiyata Mandiri 2026 juga mendapat dukungan dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaeman, yang merupakan alumni SMAN 5 Bone sekaligus Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMAN 5 Bone. Sebagai putra daerah yang memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan dan pelestarian lingkungan, H. Andi Asman Sulaeman memberikan apresiasi serta dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan almamaternya dalam membangun budaya sekolah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dukungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh warga UPT SMAN 5 Bone untuk terus meningkatkan kualitas program Adiwiyata. Sinergi antara pemerintah daerah, alumni, dunia pendidikan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah sekolah dalam memenuhi seluruh indikator Adiwiyata Mandiri, sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang hijau, sehat, bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

Sebagai Ketua Ikatan Alumni SMAN 5 Bone, H. Andi Asman Sulaeman juga mendorong peran aktif alumni dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sekolah, baik melalui dukungan moral, kemitraan, maupun partisipasi dalam berbagai program pengembangan lingkungan hidup. Kehadiran alumni diharapkan menjadi energi positif yang memperkuat semangat kolaborasi seluruh warga sekolah dalam mewujudkan visi UPT SMAN 5 Bone sebagai sekolah yang unggul, berkarakter, dan berbudaya lingkungan.

Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bone, Ikatan Alumni SMAN 5 Bone, Dinas Lingkungan Hidup, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sulawesi Selatan, sekolah-sekolah binaan, serta seluruh mitra strategis, UPT SMAN 5 Bone semakin optimistis menatap proses verifikasi Adiwiyata Mandiri Tahun 2026. Semangat gotong royong dan kolaborasi yang terus dibangun menjadi modal utama untuk menghadirkan perubahan nyata, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui lahirnya generasi yang peduli, bertanggung jawab, dan berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup.