Bone, 3 September 2026 - UPT SMAN 5 Bone menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat dengan mengangkat tema:

“Menyemai Benih Akhlakul Karimah di Era Modernisasi dengan Memancarkan Cahaya Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam Jiwa Pemuda-Pemudi Berjiwa Rabbani.”

Peringatan Maulid ini menjadi momentum bagi keluarga besar UPT SMAN 5 Bone untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat karakter peserta didik di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. H. Muhammad Asriady, S.Hd., M.Th.I. sebagai narasumber. Beliau merupakan Pembina Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Sekretaris LDNU Sulawesi Selatan, serta Pengurus MUI Bone.

Dalam tausiyahnya, Dr. H. Muhammad Asriady mengajak seluruh peserta, khususnya para pelajar, untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan. Kemajuan teknologi dan modernisasi hendaknya tidak menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai agama, tetapi justru menjadi sarana untuk memperkuat ilmu, karakter, dan akhlak.

“Generasi muda boleh maju dalam teknologi, tetapi jangan sampai kehilangan adab. Ilmu yang tinggi harus berjalan bersama akhlak yang mulia,” menjadi pesan penting yang mengemuka dalam peringatan Maulid tersebut.

Dihadiri Kacabdis dan Sejumlah Pimpinan Sekolah

Peringatan Maulid UPT SMAN 5 Bone turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Sulawesi Selatan, M. Idham, S.Pd. Kehadiran Kacabdis menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah.

Selain itu, hadir pula sejumlah perwakilan instansi terdekat dan sekolah di sekitar UPT SMAN 5 Bone.

Turut hadir H. Saifullah Latif sebagai perwakilan IKA SMAN 5 Bone, serta para kepala sekolah, di antaranya Kepala SMAN 17 Bone, Kepala SMAN 22 Bone, Kepala SMAN 25 Bone, dan Kepala SMK 3 Bone.

Kehadiran para pimpinan sekolah dan stakeholder tersebut semakin mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama.

Kepala UPT SMAN 5 Bone, H. Andi Harbin Nur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi untuk membangun generasi yang berilmu sekaligus berakhlak.

“Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada peringatan, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin anak-anak SMAN 5 Bone tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, beradab, dan mampu menghadapi modernisasi tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai Rabbani.”

Ia juga menegaskan bahwa pendidikan di sekolah harus mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, sopan santun, dan akhlakul karimah.

Sementara itu, M. Idham, S.Pd., Kacabdis Pendidikan Wilayah III Sulawesi Selatan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW di UPT SMAN 5 Bone.

“Sekolah bukan hanya tempat untuk mencerdaskan pikiran, tetapi juga tempat membentuk karakter. Keteladanan Rasulullah SAW menjadi fondasi penting bagi generasi muda agar mampu menghadapi perubahan zaman dengan ilmu, iman, dan akhlak.”

Menurutnya, kegiatan keagamaan di sekolah merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang positif dan berkarakter.

Perwakilan IKA SMAN 5 Bone, H. Saifullah Latif, turut menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Alumni akan selalu menjadi bagian dari perjalanan SMAN 5 Bone. Maulid ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang akhlak dan keteladanan yang dibawa anak-anak kita setelah meninggalkan bangku sekolah.”

Ia berharap silaturahmi antara alumni, sekolah, peserta didik, dan seluruh stakeholder dapat terus terjaga dan semakin kuat.

Menjadi Cahaya Keteladanan bagi Generasi Muda

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di UPT SMAN 5 Bone menjadi momentum untuk menyemai nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan warga sekolah.

Tema yang diangkat menjadi refleksi bahwa modernisasi tidak boleh mengikis akhlak, dan kecanggihan teknologi harus berjalan beriringan dengan kecerdasan spiritual serta karakter yang mulia.

Dari SMAN 5 Bone, semangat itu terus disemai: membangun generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan berjiwa Rabbani.

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

“Meneladani Rasulullah bukan sekadar mengenang kelahirannya, tetapi menghadirkan akhlaknya dalam setiap langkah kehidupan.”