SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin, Fahira’ Az-Zahra, dari Fakultas Teknik, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Peta Sebaran Sarana dan Prasarana Desa Kampale” pada 12 Agustus 2026 di wilayah perbatasan Dusun 1 dan Dusun 2, Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Program ini bertujuan meningkatkan ketersediaan informasi spasial yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengenali lokasi serta persebaran sarana yang terdapat di Desa Kampale.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui survei lapangan dengan mendata berbagai sarana desa, mencatat informasi fasilitas, mengambil titik koordinat menggunakan GPS atau smartphone, serta melakukan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diolah menjadi informasi spasial dan divisualisasikan dalam bentuk Peta Sebaran Sarana dan Prasarana Desa Kampale.

Pemetaan difokuskan pada sejumlah sarana, seperti fasilitas pemerintahan, kesehatan, pendidikan, peribadatan, dan pekuburan. Adapun prasarana seperti jalan, drainase, jaringan air, listrik, dan telekomunikasi hanya diperkenalkan secara umum dan tidak menjadi objek utama pemetaan.

“Program ini merupakan bentuk penerapan ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota di masyarakat. Saya berharap peta yang dihasilkan dapat menjadi informasi yang bermanfaat bagi pemerintah maupun masyarakat Desa Kampale,” ujar Fahira’ Az-Zahra.

Selain peta, program ini menghasilkan data spasial sarana desa yang disusun secara terstruktur dan dapat diperbarui apabila terdapat perubahan atau penambahan fasilitas. Fahira juga menyusun buku saku pemetaan yang memuat informasi mengenai sarana desa, data spasial, proses survei, pembuatan peta, komponen peta, serta pemanfaatan peta dalam mendukung pembangunan desa.

“Harapannya, data yang telah dikumpulkan dapat terus diperbarui sehingga informasi mengenai sarana desa tetap sesuai dengan kondisi di lapangan dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Keberadaan peta diharapkan membantu pemerintah desa dalam inventarisasi fasilitas serta mendukung masyarakat memperoleh informasi lokasi sarana secara lebih mudah. Dalam perspektif perencanaan wilayah, data spasial juga dapat menjadi bahan pendukung untuk memahami kondisi wilayah dan mengidentifikasi kebutuhan fasilitas.

Melalui program ini, Fahira berharap pemetaan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pengelolaan informasi desa berbasis data serta mendukung Desa Kampale yang lebih terinformasi, terencana, dan berkelanjutan.