Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Sosialisasi Anti Bullying di SDN 53 Banyorang, Kelurahan Banyorang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, pada Senin (20/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya perundungan (bullying) serta menanamkan sikap agar saling menghargai dan menghormati sesama di lingkungan sekolah.
Program tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari KKN Tematik Pemberdayaan Desa dengan cara mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Sosialisasi dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengurangi potensi terjadinya perundungan di kalangan siswa sekolah dasar melalui edukasi sejak dini. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta langkah-langkah pencegahan. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui diskusi, permainan edukatif, dan tanya jawab sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.

Penanggung jawab program kerja menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun kesadaran siswa agar berani berkata "Stop Bullying", menghargai perbedaan, serta berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru maupun orang tua apabila mengalaminya atau menyaksikannya.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa bullying bukanlah candaan, melainkan perilaku yang dapat melukai perasaan dan berdampak pada kesehatan mental seseorang. Kami berharap seluruh siswa mampu menjadi teman yang saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bekerja sama dengan pihak Sekolah Dasar Banyorang, kepala sekolah, serta para guru untuk mendukung kelancaran kegiatan. Seluruh siswa mengikuti sosialisasi dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi maupun permainan edukatif.
Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Banyorang mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan edukasi yang sangat bermanfaat bagi peserta didik.
"Kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter kepada siswa. Kami berharap pesan-pesan anti bullying yang telah disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati," tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap kesadaran seluruh warga sekolah terhadap pentingnya pencegahan bullying terus meningkat sehingga tercipta budaya sekolah yang ramah anak, aman, dan bebas dari perundungan.