Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Angkatan 116 Universitas Hasanuddin kembali menghadirkan inovasi berbasis lingkungan melalui program kerja individu yang dilaksanakan oleh Andi Syahri Fadhilah, mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Program bertajuk “EcoBooster: Optimalisasi Limbah Organik untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman melalui Foliar Spray Organik” ini dilaksanakan pada Senin (27/07/2026) di Rumah Bapak Lahaling, Dusun I, Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan yang diikuti sekitar 35 peserta tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kampale, Ketua PKK, Ketua BPD, serta masyarakat setempat. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik sekaligus memberikan keterampilan dalam mengolahnya menjadi EcoBooster yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.
Pada awal kegiatan, peserta memperoleh pemaparan mengenai konsep dasar EcoBooster, manfaat, keunggulan, serta fungsi setiap bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan EcoBooster menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh di sekitar rumah, seperti air cucian beras, air gula merah, kulit jeruk, kulit bawang, kulit nanas, dan kulit pisang. Seluruh bahan dicampurkan ke dalam wadah fermentasi, diaduk hingga homogen, kemudian ditutup rapat untuk menjalani proses fermentasi.
Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta tidak hanya memperhatikan setiap tahapan praktik, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai komposisi bahan, teknik penyimpanan, hingga proses fermentasi agar menghasilkan EcoBooster yang berkualitas. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap inovasi yang memanfaatkan limbah organik menjadi produk bernilai guna.
Menurut Andi Syahri Fadhilah, kegiatan ini merupakan bentuk implementasi ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Program Studi Kimia Universitas Hasanuddin. "Saya ingin berbagi pengetahuan kepada masyarakat tentang cara memanfaatkan limbah organik yang selama ini sering dibuang. Harapannya, masyarakat dapat membuat EcoBooster secara mandiri dan memanfaatkannya sebagai foliar spray organik. Setelah proses fermentasi selesai, produk EcoBooster juga akan kami bagikan kepada masyarakat Desa Kampale," ungkapnya.
Kepala Desa Kampale, Ashar Sose, S.E., menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dibawa oleh mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin. "Program ini sangat positif karena memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik. Kami berharap inovasi ini dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu mengurangi sampah organik sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman di lingkungan masyarakat," ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Kampale semakin terdorong untuk mengelola limbah organik secara mandiri dan menjadikannya sebagai produk yang bermanfaat bagi lingkungan maupun sektor pertanian.
Kembali
Berita
Edukasi Pengelolaan Limbah Organik, Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan EcoBooster kepada Masyarakat Desa Kampale
admin