BANTAENG, UNHAS.AC.ID – Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin merampungkan penyusunan dokumen perencanaan teknis tanggul penahan banjir di kawasan perbatasan Dusun Baraya dan Dusun Dapoko, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, pada Rabu (12/8/2026) malam pukul 22.00 WITA. Langkah ini diambil guna memetakan solusi infrastruktur berbasis mitigasi bencana bagi wilayah yang kerap dilanda banjir musiman tersebut.

Berdasarkan hasil survei lapangan, luapan air sungai di batas Dusun Baraya dan Dusun Dapoko dipicu oleh kombinasi intensitas hujan tinggi, elevasi lahan persawahan yang lebih rendah dari pemukiman, serta penyumbatan aliran sungai akibat tumpukan sampah di bawah jembatan. Kondisi ini kerap memutuskan akses jalan utama desa dan merendam puluhan hektar lahan pertanian produktif milik warga.

Melalui kajian Analisis Strategis Matriks IFAS dan EFAS, program perencanaan ini memperoleh titik koordinat (+0,427, +1,038) yang menempatkan posisinya pada Kuadran I (Strategi Agresif). Hasil tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Ulugalung memiliki kesiapan internal yang kuat untuk memanfaatkan peluang bantuan pembangunan fisik dari pemerintah daerah.

Sebagai bentuk luaran kerja, tim KKN-T Unhas menyerahkan dokumen teknis berupa Pemodelan Desain 3D Tanggul Pasangan Batu Kali setinggi 2,25 meter serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp 215.718.748,-. Dokumen perencanaan ini diserahkan langsung kepada Pemerintah Desa Ulugalung sebagai berkas pengusulan resmi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bantaeng.