SIDENRENG RAPPANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menggelar program inovatif bertajuk “Aksi Senyum Sehat: Edukasi Cara Menyikat Gigi dan Sikat Gigi Massal”. Kegiatan ini difokuskan pada anak-anak usia dini hingga sekolah dasar di Desa Taccimpo, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-PK Unhas, Annur Aulia Wildani, tidak sekadar memberikan teori, melainkan mengajak anak-anak mempraktikkan langsung cara menyikat gigi yang baik dan benar. Masa kanak-kanak merupakan periode krusial dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat. Pada rentang usia ini, anak-anak mulai mengalami fase pergantian dari gigi sulung menuju gigi permanen. Oleh karena itu, pengenalan kebiasaan menjaga kebersihan gigi sejak dini dinilai sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan mulut di masa depan.

Digelar Interaktif di Dua Jenjang Pendidikan Agar materi edukasi dapat diterima dengan baik dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak, program ini dilaksanakan dalam dua tahap di jenjang pendidikan yang berbeda:
- UPT SDN 11 Bila pada Jumat, 31 Juli 2026 dan diikuti 45 orang siswa.
- TK Amalia Taccimpo pada Senin, 10 Agustus 2026 dan diikuti 30 orang siswa.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi yang dikemas secara interaktif menggunakan media visual yang menarik. Mahasiswa memanfaatkan model gigi (pantom) untuk mendemonstrasikan teknik menyikat gigi yang tepat serta menunjukkan bagian-bagian gigi yang rentan menjadi sarang kuman jika tidak dibersihkan. Setelah sesi demonstrasi, antusiasme peserta semakin terlihat saat mereka diajak mengikuti sesi sikat gigi massal di bawah pendampingan langsung dari mahasiswa dan guru. Suasana edukasi dibuat semakin ceria dengan adanya pembagian perlengkapan menyikat gigi gratis untuk seluruh siswa. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki fasilitas yang memadai untuk melanjutkan kebiasaan sehat tersebut sesampainya di rumah.

Kolaborasi antara mahasiswa, tenaga pendidik, dan pemerintah desa menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Penanggung Jawab Program, Annur Aulia Wildani, menjelaskan alasan di balik pemilihan target sasaran kegiatan ini. "Memilih siswa SD dan TK sebagai sasaran karena mereka sedang berada pada masa penting dalam pertumbuhan dan mulai mengalami pergantian gigi menuju gigi permanen. Program ini adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan sekaligus membiasakan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Besar harapan, apa yang mereka pelajari hari ini tidak berhenti sebagai pengetahuan saja, tetapi menjadi kebiasaan yang terus mereka lakukan di rumah. Dengan begitu, ketika gigi permanen mereka tumbuh, mereka sudah memiliki kesadaran dan kebiasaan untuk menjaganya sejak dini," ujar Annur.

Inisiatif mahasiswa KKN-PK Unhas ini juga mendapat sambutan hangat dari jajaran pemerintah setempat. Kepala Desa Taccimpo, Edi, S.I.P., menyampaikan apresiasinya terhadap pendekatan praktis yang dilakukan oleh para mahasiswa.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan edukasi seperti ini karena anak-anak tidak hanya diberikan penjelasan, tetapi juga diajak langsung mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk membantu anak-anak membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," tutur Edi.

Melalui Aksi Senyum Sehat ini, diharapkan anak-anak di Desa Taccimpo tidak hanya sekadar tahu bahwa sikat gigi itu penting, tetapi menjadikannya sebagai rutinitas yang konsisten demi menyambut senyum sehat dengan gigi permanen yang kuat.