BARRU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) merampungkan program kerja individu berupa Pengembangan Media Informasi Multibahasa serta Penyediaan Sarana Pendukung Kebersihan pada Rabu (22/07/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya penguatan pelayanan dan promosi destinasi wisata Pekkae Ecolodge and Ecoriver Cafe di Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru.
Media informasi yang dikembangkan memadukan tiga unsur kebahasaan, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Aksara Lontara Bugis. Seluruh rangkaian kegiatan ini mendapat pengawalan penuh dari Pemerintah Desa Kading, Kepala Dusun Rumpiae, pengelola objek wisata, serta rekan-rekan mahasiswa KKN-T Posko Desa Kading.
Sebelum dieksekusi di lapangan, program diawali dengan tahap observasi, penyusunan rancangan desain, hingga koordinasi intensif bersama pemilik wisata dan tokoh masyarakat setempat. Setelah desain disetujui, media informasi dicetak menggunakan bahan alkopan dan stiker berkualitas agar tahan lama sebelum dipasang di area wisata.
“Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan promosi wisata melalui penyediaan media informasi multibahasa. Selain mempermudah wisatawan, pelestarian Aksara Lontara juga menjadi nilai tambah. Penyediaan tempat sampah di beberapa titik strategis pun diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan kawasan yang berkelanjutan,” terang Arsya Putri Fatihah, Penanggung Jawab Program Kerja.
Pada hari pelaksanaan, mahasiswa memasang media informasi multibahasa di kawasan Pekkae Ecolodge and Ecoriver Cafe. Di saat yang sama, diletakkan pula sarana penunjang kebersihan berupa tempat sampah di tiga titik vital, yakni area wisata Pekkae Ecolodge, Kantor Desa Kading, dan Puskesmas Lisu.
Aksi nyata mahasiswa Unhas ini mendapat respons positif dari pihak pemerintah setempat.
“Kami sangat mengapresiasi program kerja mahasiswa KKN-T Unhas di Desa Kading. Kehadiran papan informasi multibahasa dan tempat sampah di lokasi-lokasi strategis ini tentu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan wisata. Semoga hasil program ini dapat dijaga bersama demi kemajuan Desa Kading,” ungkap Kepala Desa Kading.
Melalui keberlanjutan program ini, fasilitas informasi dan kebersihan yang telah diserahkan diharapkan dapat dikelola dengan baik oleh pihak pengelola maupun masyarakat. Upaya kolaboratif ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam mewujudkan kawasan wisata dan fasilitas umum yang bersih, nyaman, informatif, dan berkelanjutan.
Kembali
Berita
Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 116 Laksanakan Pengembangan Media Informasi Multibahasa dan Sarana Pendukung Kebersihan di Desa Kading
admin